SK Kemenkumham: AHU-0018690.AH.01.04.Tahun 2026
Beranda Kajian Sejarah Filosofi Gunungan Wayang: Simbol Alam Semesta dan Poros Kehidupan Nusantara
Warisan Budaya 15 September 2026 • 5 menit bacaan

Filosofi Gunungan Wayang: Simbol Alam Semesta dan Poros Kehidupan Nusantara

Membedah makna luhur di balik ornamen pohon hayat, hewan penjaga, dan gerbang gapura pada gunungan Wayang Kulit Purwa.

KI
Ki Suryo Sasongko Kurator Budaya & Dewan Pakar WAJAN
Filosofi Gunungan Wayang: Simbol Alam Semesta dan Poros Kehidupan Nusantara
Dalam kebudayaan Jawa dan Nusantara, Gunungan atau Kayon bukan sekadar pembuka dan penutup pagelaran wayang. Gunungan adalah metafora kosmos; representasi mikrokosmos (jagad cilik) dan makrokosmos (jagad gede).

Bentuk segitiga melambangkan api atau gunung Meru, pusat spiritual yang menghubungkan bumi dengan langit. Di dalamnya terukir Pohon Hayat (Kalpataru) yang rindang, tempat bernaungnya satwa rimba seperti banteng, harimau, merak, dan kera yang hidup dalam keselarasan.

Yayasan Warisan Jagat Nusantara (WAJAN) mengangkat gunungan sebagai pusat logo yayasan karena melambangkan kesucian tekad untuk menjaga poros kehidupan, merawat keanekaragaman ciptaan, dan memelihara akar tradisi di tengah arus deras modernisasi global.
Kata Kunci: #Wayang #Filosofi #Gunungan #Jawa