SK Kemenkumham: AHU-0018690.AH.01.04.Tahun 2026
Beranda Kajian Sejarah Katalogisasi Ragam Pewarna Alami Kain Tenun Ikat Nusa Tenggara
Pemberdayaan Pemuda 15 September 2026 • 5 menit bacaan

Katalogisasi Ragam Pewarna Alami Kain Tenun Ikat Nusa Tenggara

Menghidupkan kembali tradisi penggunaan akar mengkudu, tarum, dan lumpur vulkanik untuk melestarikan keaslian wastra nusantara.

MA
Maria Beatrix Leda Divisi Pemberdayaan Wastra Nusantara
Katalogisasi Ragam Pewarna Alami Kain Tenun Ikat Nusa Tenggara
Kain tenun tradisional Nusa Tenggara menyimpan narasi kosmologis yang diikat sehelai demi sehelai benang kapas. Di tengah serbuan pewarna kimia sintetis yang mencemari air sungai desa, WAJAN bersama mama-mama penenun di Sumba dan Flores memelopori kebun bibit tanaman pewarna alami.

Warna biru tua diperoleh dari daun tarum (indigofera), merah bata dari kulit akar pohon mengkudu, dan kuning keemasan dari kunyit hutan. Warisan ini ramah lingkungan, tahan puluhan tahun, dan memiliki nilai penghargaan budaya yang tak ternilai di kancah internasional.
Kata Kunci: #Tenun #Wastra #Pewarna Alami #NTT